Showing posts with label ILMU / PENGETAHUAN. Show all posts
Showing posts with label ILMU / PENGETAHUAN. Show all posts

KATA BIJAK # 975 - KARL POPPER

KATA BIJAK # 975 - KARL POPPER

"Sains bukan sekadar pengetahuan, tapi cara berpikir."

[ Karl Popper ]

-------------------------

Komentar :

Pernahkah kamu merasa bahwa sains lebih dari sekadar kumpulan fakta yang bisa kita pelajari?
Kutipan Karl Popper ini mengingatkan kita bahwa sains bukan hanya soal "apa" yang kita ketahui, tapi "bagaimana" kita berpikir dan mendekati dunia ini.
Berpikir secara ilmiah berarti selalu "mengajukan pertanyaan", "menguji hipotesis", dan "terbuka terhadap kemungkinan untuk salah"—semua dengan tujuan untuk mendekati kebenaran, meskipun kita tahu kebenaran itu bisa selalu berubah.
Tapi…
Apakah sains benar-benar hanya tentang cara berpikir?
Bagaimana dengan "hasilnya"—penemuan, teknologi, dan aplikasi dunia nyata?
Apakah cara berpikir ilmiah ini bisa diterapkan di luar bidang sains?
Misalnya, dalam kehidupan sehari-hari atau dalam menyelesaikan masalah sosial?
Apa bedanya antara "pengetahuan ilmiah" dan "cara berpikir ilmiah"?
Sejauh mana cara berpikir ilmiah ini membantu kita di luar laboratorium dan kelas-kelas sains?
Apakah kamu merasa masyarakat kita sudah cukup mengadopsi cara berpikir ilmiah dalam menghadapi isu-isu besar?
Ayo diskusikan di kolom komentar untuk membawa kita lebih dekat dalam memahami betapa pentingnya berpikir kritis di dunia yang semakin kompleks ini.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 879 - BERTRAND RUSSELL

KATA BIJAK # 879 - BERTRAND RUSSELL

"Hidup yang baik adalah yang terinspirasi dari cinta dan dipandu oleh ilmu pengetahuan."

[ Bertrand Russell ]

-------------------------

Komentar :

Kutipan Bertrand Russell ini menawarkan pandangan tentang bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang bermakna.
Ada dua elemen penting yang disebutkan di sini: cinta dan ilmu pengetahuan.
Kedua hal ini tampaknya bisa memberikan kita arah yang seimbang—cinta memberikan tujuan emosional dan kemanusiaan, sementara ilmu pengetahuan memberikan kita panduan praktis dan rasional dalam membuat keputusan.
Tapi, apakah keduanya benar-benar harus berjalan bersama?
Cinta tanpa pengetahuan bisa membuat kita terjebak dalam keputusan emosional yang kurang dipertimbangkan, sementara ilmu pengetahuan tanpa cinta bisa membuat kita kering dan terpisah dari sisi manusiawi kita.
Sepertinya, hidup yang baik menurut Russell adalah hidup yang mampu menggabungkan keduanya—memiliki empati dan kasih sayang terhadap sesama, namun tetap berpijak pada pemahaman yang rasional dan objektif.
Namun, apakah kita selalu mampu menyeimbangkan kedua hal ini dalam kehidupan sehari-hari?
Di dunia yang serba cepat dan penuh tantangan ini, apakah kita lebih sering terjebak pada salah satunya—terlalu fokus pada pencapaian rasional atau kehilangan kemanusiaan kita karena kurangnya cinta?
Apa yang kamu pikirkan tentang hubungan antara cinta dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan yang baik?
Apakah keduanya harus berjalan beriringan?
Pernahkah kamu merasa bahwa salah satu dari keduanya (cinta atau ilmu pengetahuan) mendominasi dalam hidup kamu?
Bagaimana pengaruhnya terhadap keputusan yang kamu buat?
Apakah kamu percaya bahwa ilmu pengetahuan dapat benar-benar memandu kita menuju hidup yang penuh cinta, atau sebaliknya, bahwa cinta bisa memberi kita panduan rasional?
Apa pandangan kamu tentang keseimbangan antara keduanya?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 806 -- SIMONE DE BEAUVOIR

Simone De Beauvoir

"Pengetahuan diri (mengenal diri) bukanlah jaminan kebahagiaan, tetapi berpihak pada kebahagiaan dan dapat membekali keberanian untuk memperjuangkannya."

( "Self-knowledge is no guarantee of happiness, but it is on the side of happiness and can supply the courage to fight for it." )

-- Simone De Beauvoir [ Penulis dan Filsuf Perancis, 1908 - 1986 ] --

KATA BIJAK # 765 - AL GHAZALI

KATA BIJAK # 765 - AL GHAZALI

"Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan."

-- Abu Hamid Al-Ghazali [ Filsuf dan Teolog dari Persia, 1058 - 1111 ] -- 

-------------------------

KOMENTAR :

Kutipan Imam Al-Ghazali ini mengingatkan kita bahwa ilmu dan amal harus berjalan seiring. 

Memiliki pengetahuan tanpa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah sesuatu yang tidak membawa manfaat, bahkan bisa menjadi sia-sia. 

Sebaliknya, beramal tanpa pemahaman yang benar justru bisa mengarah pada tindakan yang tidak tepat atau tidak efektif. 

Pernahkah kamu merasa bahwa meskipun telah mempelajari banyak hal, namun jika tidak mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata, semuanya terasa kosong? 

Atau mungkin kamu pernah merasa bahwa niat baik dalam beramal menjadi kurang efektif karena kurangnya pemahaman yang tepat? 

Menurut kamu, bagaimana cara kita untuk memastikan ilmu yang kita pelajari dapat diimplementasikan dengan baik dalam amal, dan amal yang kita lakukan didasari oleh pemahaman yang benar? 

Apa tantangan terbesar dalam menyatukan ilmu dan amal dalam kehidupan sehari-hari?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 748 -- K.H. ABDURRAHMAN WAHID / GUS DUR

K. H. Abdurrahman Wahid / Gus Dur

 "Semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin besar rasa toleransinya."

-- K. H. Abdurrahman Wahid / Gus Dur [ Tokoh Agama, Politisi, Presiden Indonesia ke-4 (1999 - 2001), Ketua Majelis Ulama Indonesia (1987 - 1992), Ketua Dewan Tanfidz PBNU (1984 - 2000) ] --

KATA BIJAK # 727 -- ALI BIN ABI THALIB


"Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau sedangkan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum.  Harta itu akan berkurang jika dibelanjakan sedangkan ilmu akan bertambah jika diamalkan."

-- Ali bin Abi Thalib [ Khalifah Islam (656 - 661), Pemeluk Islam Pertama, 601 - 661 ] --

KATA BIJAK # 721 -- ALBERT EINSTEIN

KATA BIJAK # 721 -- ALBERT EINSTEIN

"Semakin banyak pengetahuan semakin rendah ego, semakin rendah pengetahuan semakin tinggi ego."

-- Albert Einstein [ Ahli Fisika dari Jerman dan Amerika Serikat, 1879 - 1955 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Orang yang benar-benar berpengetahuan cenderung lebih rendah hati karena mereka menyadari betapa luasnya dunia dan betapa banyak hal yang belum mereka ketahui. Sebaliknya, orang yang pengetahuannya terbatas sering merasa sudah tahu segalanya, sehingga egonya justru membesar.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/Kasih.tulus.921

KATA BIJAK # 720 -- IMAM KHOMEINI

Imam Khomeini

"Salah satu sebab mengapa sebagian orang mukmin masih melakukan dosa adalah ilmu yang ia pelajari belum sampai ke hatinya. Jika ia benar-benar yakin akan datangnya Hari Pembalasan dan mengimaninya (dengan benar) niscaya ia akan menjauh dari semua perbuatan dosa."

-- Imam Khomeini [ Ulama dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, 1902 - 1989 ] --

KATA BIJAK # 694 -- VINCE LOMBARDI

Vince Lombardi

"Perbedaan antara orang yang sukses dan orang lain bukanlah kurangnya kekuatan, bukan kurangnya pengetahuan, melainkan kurangnya kemauan."

( "The difference between a successful person and others is not a lack of strength, not a lack of knowledge, but rather a lack of will." )

-- Vince Lombardi [ Pemain dan Pelatih Sepakbola dari Amerika Serikat, 1913 - 1970 ] --

KATA BIJAK # 645 -- SAYYID ALI KHAMENEI

Sayyid Ali Khamenei

"Rasa malu yang logis adalah ketika seseorang merasa malu karena landasan nalar dan akal, seperti malu melakukan perbuatan dosa atau malu di hadapan orang yang wajib dihormati. Rasa malu seperti ini adalah ilmu, artinya tindakan yang benar dan logis. Sedangkan rasa malu yang bodoh adalah ketika orang merasa malu bertanya, malu belajar, malu beribadah dan semisalnya. (Seperti di beberapa lingkungan, orang merasa malu menunaikan shalat.) Rasa malu seperti ini adalah rasa malu yang bodoh."

-- Sayyid Ali Khamenei [ Pemimpin Tertinggi Iran ] --

KATA BIJAK # 643 -- JAMES STEPHENS

James Stephens

"Ambisi tanpa pengetahuan yang cukup layaknya kapal di lautan yang kering."

( "Ambition without science like a ship in the dry ocean." )

-- James Stephens [ Penulis dan Penyair dari Irlandia, 1880 - 1950 ] --

KATA BIJAK # 606 -- NABI MUHAMMAD SAAW


"Orang yang terbaik dari antara kalian adalah orang yang apabila kalian bertemu dengan mereka dapat membuat kalian mengingat Allah dan logika yang mereka sampaikan membuat ilmu yang kalian miliki menjadi bertambah dan amalnya membuat kalian bertambah keinginannya terhadap akhirat."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Mizan al-Hikmah, jilid 3, hlm. 429 ] --

KATA BIJAK # 605 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Barangsiapa yang tidak membuktikan kebenaran ilmunya dengan amal perbuatan maka dia bukanlah seorang 'alim."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq, 702 - 765 [ Al-Kafi, jilid 1, hal. 36 ] --

KATA BIJAK # 595 -- ALI BIN ABI THALIB


"Penimbun harta sebenarnya mati meskipun mereka hidup, sementara mereka yang berilmu akan terus hidup sepanjang waktu."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 567 -- NABI MUHAMMAD SAWW

 

"Ikatlah ilmu dengan menulisnya."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Tuhaf Al-'Uqul, hal 36 ; HR. Luwain Al Mashishi dalam Al Ahadits[2/24] ; Ibnu Syahin dalam An Nasikh wal Mansukh [2/65] ; Ibnu Abdil Barr dalam Jami’ Al Ilmi [1/72], disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah (2026) ] --

KATA BIJAK # 557 -- NABI MUHAMMAD SAWW


"Pertanyaan yang baik (tepat) adalah separuh dari ilmu."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Man La Yahdhuruhu Al-Faqih, jilid 4, hal. 353 ] --

KATA BIJAK # 508 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Tidak ada jalan untuk mencapai Allah kecuali melalui ilmu. Dan ilmu merupakan perhiasan bagi manusia di dunia dan di akhirat kelak, menuntunnya menuju sorga, dan dengan sarana itu dia memperoleh ridha Allah. Seorang yang benar-benar berilmu adalah dia yang di dalam dirinya terjewantahkan akhlak mulia, permohonan-permohonan yang ikhlas, kejujuran, kewaspadaan dari berbicara dengan bebas (tak terkendali). (Tanda berilmunya) bukan di lisannya, debat-debatnya, pembandingan-pembandingannya, penegasan-penegasannya maupun pernyataan-pernyataannya."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 501 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


“Kenalilah Tuhan dalam beragama. Sebab marifatullah dan fiqih adalah kunci pengetahuan dan kesempurnaan ibadah.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 496 -- NABI MUHAMMAD SAAW

“Dunia ditegakkan dengan empat hal: orang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang bodoh yang tekun belajar, orang kaya yang tidak bakhil dengan kebaikan, orang fakir yang tak menjual akhiratnya.”

-- Nabi Muhammad saaw [ Nabi dan Rasul Terakhir, 570 - 632 ] --