Showing posts with label CINTA. Show all posts
Showing posts with label CINTA. Show all posts

KATA BIJAK # 987 - MARK MANSON

KATA BIJAK # 987 - MARK MANSON

"Cinta bukan tentang menemukan orang yang sempurna, tapi tentang belajar melihat orang yang tidak sempurna dengan sempurna."

[ Mark Manson ]

-------------------------

Komentar :

Cinta yang dewasa tidak menuntut kesempurnaan. Ia tidak terlahir dari ilusi bahwa seseorang bebas dari cacat, melainkan dari penerimaan bahwa setiap orang membawa luka, kekurangan, dan kompleksitasnya masing-masing. Ketika kita mencintai, kita memilih untuk melihat seseorang secara utuh—dengan kelebihannya, tapi juga dengan ketidaksempurnaannya.
Mata cinta tidak buta, tapi jernih. Ia mampu membedakan antara harapan dan kenyataan, namun tetap memilih untuk hadir, memahami, dan bertumbuh bersama. Cinta bukan soal menemukan seseorang yang tak pernah menyakiti atau mengecewakan, melainkan tentang bagaimana tetap bertahan ketika itu terjadi, selama masih ada kejujuran dan usaha untuk memperbaiki.
Melihat ketidaksempurnaan secara “sempurna” berarti mengembangkan empati, kesabaran, dan komitmen. Di situlah cinta menjadi lebih dari sekadar perasaan; ia menjadi keputusan dan tindakan yang berulang setiap hari.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/kasih.tulus.921

KATA BIJAK # 927 - SIMONE DE BEAUVOIR

KATA BIJAK # 927 - SIMONE DE BEAUVOIR

"Ubahlah hidupmu hari ini. Jangan bertaruh di masa depan nanti, bertindaklah sekarang tanpa ditunda-tunda lagi."

[ Simone De Beauvoir ]

-------------------------

KOMENTAR :

Simone de Beauvoir mengajak kita untuk tidak menunda perubahan dan keputusan penting dalam hidup dengan alasan menunggu waktu yang “tepat” di masa depan. Masa depan tidak pasti, dan terlalu banyak menunggu bisa menjadi bentuk pelarian dari tanggung jawab dan keberanian untuk berubah. Hidup hanya bisa diubah lewat aksi nyata saat ini, bukan lewat rencana tanpa tindakan.

Intinya: Jangan menunggu waktu ideal — waktu terbaik untuk berubah adalah sekarang.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/kasih.tulus.921

KATA BIJAK # 920 - ALI BIN ABI THALIB

KATA BIJAK # 920 - ALI BIN ABI THALIB

"Jangan mengkritik orang bodoh, karena dia akan membencimu. Tapi kritiklah orang berakal, karena dia akan mencintaimu."

[ Ali bin Abi Thalib ]

KATA BIJAK # 879 - BERTRAND RUSSELL

KATA BIJAK # 879 - BERTRAND RUSSELL

"Hidup yang baik adalah yang terinspirasi dari cinta dan dipandu oleh ilmu pengetahuan."

[ Bertrand Russell ]

-------------------------

Komentar :

Kutipan Bertrand Russell ini menawarkan pandangan tentang bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang bermakna.
Ada dua elemen penting yang disebutkan di sini: cinta dan ilmu pengetahuan.
Kedua hal ini tampaknya bisa memberikan kita arah yang seimbang—cinta memberikan tujuan emosional dan kemanusiaan, sementara ilmu pengetahuan memberikan kita panduan praktis dan rasional dalam membuat keputusan.
Tapi, apakah keduanya benar-benar harus berjalan bersama?
Cinta tanpa pengetahuan bisa membuat kita terjebak dalam keputusan emosional yang kurang dipertimbangkan, sementara ilmu pengetahuan tanpa cinta bisa membuat kita kering dan terpisah dari sisi manusiawi kita.
Sepertinya, hidup yang baik menurut Russell adalah hidup yang mampu menggabungkan keduanya—memiliki empati dan kasih sayang terhadap sesama, namun tetap berpijak pada pemahaman yang rasional dan objektif.
Namun, apakah kita selalu mampu menyeimbangkan kedua hal ini dalam kehidupan sehari-hari?
Di dunia yang serba cepat dan penuh tantangan ini, apakah kita lebih sering terjebak pada salah satunya—terlalu fokus pada pencapaian rasional atau kehilangan kemanusiaan kita karena kurangnya cinta?
Apa yang kamu pikirkan tentang hubungan antara cinta dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan yang baik?
Apakah keduanya harus berjalan beriringan?
Pernahkah kamu merasa bahwa salah satu dari keduanya (cinta atau ilmu pengetahuan) mendominasi dalam hidup kamu?
Bagaimana pengaruhnya terhadap keputusan yang kamu buat?
Apakah kamu percaya bahwa ilmu pengetahuan dapat benar-benar memandu kita menuju hidup yang penuh cinta, atau sebaliknya, bahwa cinta bisa memberi kita panduan rasional?
Apa pandangan kamu tentang keseimbangan antara keduanya?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 860 - JAMES JOYCE

KATA BIJAK # 860 - JAMES JOYCE

"Anak-anak harus dididik dengan cinta, bukan dengan hukuman."

[ James Joyce ]

-------------------------

Komentar :

Mendidik anak bukan hanya soal mengajarkan aturan atau memberi pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter dan membangun hubungan emosional yang sehat. Ketika pendekatan yang digunakan adalah cinta, anak-anak akan belajar dalam suasana yang penuh dukungan dan rasa aman. Mereka tidak hanya memahami apa yang benar, tapi juga merasakan mengapa sesuatu itu penting. 

Sebaliknya, jika pendidikan dibangun atas dasar hukuman dan ketakutan, anak akan tumbuh dengan perasaan tertekan, bingung, atau bahkan memberontak. Hukuman mungkin memberi hasil instan, tetapi jarang menciptakan pemahaman jangka panjang. Sementara cinta, dengan kesabaran dan keteladanan, menanamkan nilai-nilai yang bertahan seumur hidup. 

Cinta bukan berarti membiarkan segalanya. Justru lewat cinta, orang tua dan pendidik bisa memberi batasan dengan cara yang membimbing, bukan melukai. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih akan lebih percaya diri, lebih empatik, dan punya daya tahan emosional yang kuat saat dewasa nanti.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/kasih.tulus.921

KATA BIJAK # 814 -- LUDWIG VAN BEETHOVEN

"Tidak ada hambatan bagi seseorang yang memiliki bakat dan kecintaan terhadap pekerjaan."

( "There are no barriers for a person with talent and love towards work." )

-- Ludwig van Beethoven [ German Composer, 1770 - 1827 ] --

KATA BIJAK # 684 -- STEVE MARABOLI

Steve Maraboli

"Cinta adalah memaafkan, menerima, berjalan terus, merangkul, dan meliputi segalanya. Dan jika Anda tidak dapat melakukan itu untuk diri sendiri, Anda tidak dapat melakukannya dengan orang lain."

( "Love is forgiving, accepting, moving on, embracing, and all encompassing. And if you're not doing that for yourself, you cannot do that with anyone else." )

-- Steve Maraboli [ Penulis dan Motivator dari Amerika Serikat, 1975 - sekarang ] --

KATA BIJAK # 683 -- STEPHEN LEVINE

Stephen Levine

"Cinta adalah satu-satunya perbuatan yang rasional."

( "Love is the only rational act." )

-- Stephen Levine [ Penyair dan Penulis dari Amerika Serikat, 1937 -2016 ] --

KATA BIJAK # 659 -- NAPOLEON BONAPARTE

 Napoleon Bonaparte

"Cinta yang baik dapat membuat seseorang menjadi berani dan bersemangat."

-- Napoleon Bonaparte [ Negarawan dan Kaisar dari Perancis, 1769-1821 ] --

KATA BIJAK # 652 -- JOHN WAYNE SCHLATTER

John Wayne 'Jack' Schlatter

"Satu cita-cita, satu cinta dan satu mimpi akan memberimu kendali total atas tubuh dan hidupmu."

-- John Wayne 'Jack' Schlatter [ Guru dan Penulis dari Amerika Serikat, 1935 - 2014 ] --

KATA BIJAK # 642 -- SIR JAMES MATTHEW BARRIE

 James Matthew Barrie

"Jangan biarkan orang yang mencintaimu merana. Walau cinta tak berbalas, tetaplah menggariskan pelangi."

-- Sir James Matthew Barrie [ Penulis / Novelis dan Dramawan dari Skotlandia yang dikenal atas tokoh ciptaannya yaitu Peter Pan, 1860 - 1937 ] --

KATA BIJAK # 628 -- FRANKLIN P. JONES

Franklin P. Jones

"Cinta bukanlah yang membuat dunia ini berputar, tapi cintalah yang memberi arti perputaran dunia ini."

-- Franklin P. Jones [ Wartawan dari Amerika Serikat, 1908 - 1980 ] --

KATA BIJAK # 625 -- ERICH FROMM

KATA BIJAK # 625 -- ERICH FROMM

"Orang egois bukan hanya tidak mampu mencintai orang lain, mereka juga tidak mampu mencintai diri sendiri."

-- Erich Fromm [ Filsuf dan Psikolog dari Jerman dan Amerika Serikat, 1900-1980 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Keegoisan bukanlah bentuk cinta diri yang sejati. Menurut Fromm, orang egois justru merasa kosong dan tidak terpenuhi secara emosional, sehingga mereka terus-menerus mencari pemenuhan dari luar dengan cara yang manipulatif atau dominatif.

Cinta sejati, bagi Fromm, memerlukan kedewasaan, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain. Maka, orang egois sebenarnya kekurangan kapasitas untuk mencintai secara otentik—baik kepada orang lain maupun kepada dirinya sendiri. 


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 609 -- NABI MUHAMMAD SAAW


"Seseorang akan bersama orang yang dicintainya."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ HR. Al-Bukari dan Muslim, Lihat Shahiihul Jaami' No. 6689; HR. Tirmidzi No. 2385 ] --

KATA BIJAK # 582 -- ALI BIN ABI THALIB


"Barangsiapa mencintai sesuatu secara berlebihan maka sesuatu itu akan membutakan penglihatannya dan membuat hatinya menjadi sakit."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Nahj Al-Balaghah ] --

KATA BIJAK # 581 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

 

"Agama adalah cinta dan tidak beragama bagi mereka yang tidak memiliki rasa cinta."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 556 -- DON MIGUEL RUIZ

Don Miguel Ruiz 

"Kesempurnaan perkataan bisa membawamu kebebasan pribadi, ke kesuksesan dan keberlimpahan besar; kesempurnaan bisa menyingkirkan semua rasa takut dan mengubahnya jadi sukacita dan cinta."

-- Don Miguel Ruiz [ Penulis The Four Agreements ] --

KATA BIJAK # 522 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Barangsiapa yang mencintai kami dan menyimpan rasa cinta terhadap kami di dalam hatinya, akan mendapati imannya diperbaharui dan mata air hikmah akan mengalir dari lisannya."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 416 -- NABI MUHAMMAD SAAW


"Wahai orang-orang yang memiliki hubungan kerabat, hendaklah kalian saling mengunjungi satu sama lain, tidak berdebat dan saling memberi hadiah satu sama lain. Sesungguhnya saling mengunjungi akan menambah rasa cinta, perdebatan akan memutus hubungan kekerabatan dan pemberian hadiah dapat menghilangkan kedengkian."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Da'aimul Islam, jilid 2, hlm. 326 ] --