"Kekuatan sebuah bangsa bukan terletak pada kekayaannya, tetapi pada pikiran rakyatnya yang telah terbangun."
-- Tan Malaka --
"Kekuatan sebuah bangsa bukan terletak pada kekayaannya, tetapi pada pikiran rakyatnya yang telah terbangun."
-- Tan Malaka --
"Sebuah bangsa yang perempuan dan laki-lakinya siap untuk berkorban, dan mencari kesyahidan, maka tidak akan ada kekuatan apapun yang bisa mengalahkannya."
-- Imam Khomeini [ Ulama dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, 1902 - 1989 ] --
"Tidak ada yang lebih berbahaya bagi tirani daripada rakyat yang sadar akan kekuatannya."
[ Thomas Jefferson ]
-------------------------
Komentar :
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
"Kebebasan tidak akan bertahan lama jika rakyat kehilangan kekuatan untuk mengendalikan pemerintahannya."
[ Thomas Jefferson ]
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Thomas Jefferson ini menggugah kita untuk memikirkan betapa pentingnya peran rakyat dalam menjaga kebebasan dan demokrasi.
Tanpa kontrol yang kuat dari warga negara, kebebasan yang kita nikmati bisa saja terancam atau bahkan hilang.
Apakah menurut kamu kita sebagai warga negara masih memiliki cukup kekuatan untuk mempengaruhi keputusan pemerintah?
Atau, apakah kekuasaan yang semakin terpusat di tangan segelintir orang justru mengurangi kontrol rakyat terhadap pemerintah?
Pernahkah kamu merasa bahwa keputusan yang diambil pemerintah tidak mencerminkan keinginan atau kebutuhan masyarakat?
Bagaimana cara agar kita, sebagai bagian dari rakyat, bisa lebih terlibat dalam menjaga agar kebebasan tetap terjaga?
Apakah partisipasi politik, seperti memilih atau berorganisasi, sudah cukup untuk memastikan kita memiliki kontrol terhadap pemerintahan?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
"Jati diri yang kuat adalah kunci untuk menghadapi tantangan hidup."
[ Ki Hajar Dewantara ]
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Ki Hajar Dewantara ini mengajarkan kita bahwa memiliki jati diri yang kuat adalah fondasi utama untuk menghadapi segala rintangan dalam hidup.
Tanpa jati diri yang kokoh, kita bisa mudah terombang-ambing oleh perubahan, tantangan, atau bahkan pendapat orang lain yang bisa membuat kita kehilangan arah.
Tapi, bagaimana cara kita membangun jati diri yang kuat?
Apakah itu berarti kita harus tahu persis siapa diri kita, atau justru berani menghadapi ketidakpastian dalam perjalanan mencari jati diri?
Bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan antara beradaptasi dengan dunia dan tetap setia pada nilai-nilai kita sendiri?
Pernahkah kamu mengalami momen di mana kamu merasa ujian hidup terasa lebih ringan karena kamu yakin pada siapa dirimu?
Atau, adakah tantangan yang justru membuat kamu meragukan jati dirimu?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
"Dari setiap kehancuran, ada peluang untuk membangun diri yang lebih kuat."
[ Elizabeth Gilbert ]
-------------------------
KOMENTAR :
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/kasih.tulus.921
"Yakinlah kalian bahwa acapkali media dunia dan setan semakin intens melawan kalian adalah tanda bahwa kekuatan kalian meningkat."
[ Imam Khomeini ]
"Pemimpin yang bijak bukan memerintah dengan kekuatan, tapi dengan kebijaksanaan."
-- Aristoteles [ Filsuf dari Yunani, 384 - 322 SM ] --
-------------------------
Komentar :
Kutipan Aristoteles ini dalam bukunya berjudul "Politik" mengajak kita untuk merefleksikan kembali apa itu kepemimpinan yang sebenarnya.
Dalam dunia yang penuh dengan tantangan, banyak pemimpin yang mengandalkan kekuatan atau otoritas untuk mempengaruhi orang lain.
Namun, Aristoteles mengajarkan bahwa kepemimpinan yang sejati adalah yang dibangun atas dasar kebijaksanaan, bukan paksaan.
Apa yang sebenarnya dimaksud dengan **kebijaksanaan** dalam konteks kepemimpinan?
Apakah kebijaksanaan itu lebih kepada kemampuan untuk membuat keputusan yang adil, atau bagaimana kita menyelesaikan konflik dan membimbing orang lain menuju tujuan bersama?
Apakah kamu setuju bahwa kekuatan tidak seharusnya menjadi dasar utama kepemimpinan?
Pernahkah kamu bekerja dengan pemimpin yang mengedepankan kebijaksanaan daripada kekuasaan? Bagaimana pengaruhnya terhadap tim?
Bagaimana cara seorang pemimpin bisa mengembangkan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan, terutama saat menghadapi situasi yang sulit atau penuh tekanan?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
-- Joko Widodo [ Presiden Republik Indonesia ke-7 ] --
"Perbedaan antara orang yang sukses dan orang lain bukanlah kurangnya kekuatan, bukan kurangnya pengetahuan, melainkan kurangnya kemauan."
( "The difference between a successful person and others is not a lack of strength, not a lack of knowledge, but rather a lack of will." )
-- Vince Lombardi [ Pemain dan Pelatih Sepakbola dari Amerika Serikat, 1913 - 1970 ] --
-- Albert Einstein [ Ahli Fisika dari Jerman dan Amerika Serikat, 1879 - 1955 ] --
-------------------------
KOMENTAR :
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/Kasih.tulus.921
-- Jean Paul Getty [ Pengusaha dan Industrialis Bensin dari Inggris kelahiran Amerika Serikat, 1892 - 1976 ] --
-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Biharul Anwar ] --
-- Imam Khomeini [ Ulama dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, 1902 - 1989 ] --
-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi --