Showing posts with label IMAM MUSA AL-KAZIM. Show all posts
Showing posts with label IMAM MUSA AL-KAZIM. Show all posts

KATA BIJAK # 612 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

"Berusahalah kalian membagi waktu 24 jam menjadi empat bagian. Satu bagian untuk bermunajat kepada Allah, satu bagian untuk mencari nafkah, satu bagian untuk berinteraksi dengan saudara dan orang-orang yang kalian percayai yang berani menunjukkan kekuranganmu serta di dalam hatinya ikhlas kepada kalian, dan satu bagian lagi gunakan untuk menikmati hal-hal yang dihalalkan serta berlibur. Bagian terakhir ini akan membuat kalian semakin kuat melakukan tiga bagian yang lain."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 561 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


"Barangsiapa mencari rezeki halal untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya maka ia bagai orang yang berjihad di jalan Allah."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Biharul Anwar, jilid 103, hal. 3, hadits 7 ] --

KATA BIJAK # 521 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


"Penuhilah keinginanmu dengan sesuatu yang halal dari dunia, namun jangan sampai merusak derajatmu dan jangan berlebihan. Menikmati yang halal bisa membantumu menyelesaikan urusan dunia."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 501 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


“Kenalilah Tuhan dalam beragama. Sebab marifatullah dan fiqih adalah kunci pengetahuan dan kesempurnaan ibadah.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 462 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


"Orang yang bijak akan menghindarkan diri dari urusan dunia yang berlebihan, apalagi dari dosa, dan meninggalkan urusan dunia yang berlebihan adalah keutamaan dan menghindari dosa adalah kewajiban."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Al Kafi ] --

KATA BIJAK # 441 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


"Kamu bukanlah orang yang beriman sehingga kamu dipercayai oleh orang ramai, memandang bencana sebagai rahmat, memandang kesenangan sebagai bencana karena ketabahan saat bencana adalah lebih utama dari kesejahteraan saat hidup senang."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 426 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

 

"Berbuat baik kepada tetangga bukan hanya tidak mengganggunya, tapi bersabar atas gangguannya."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Ushul al Kafi, Bab Haq al Jiwar, hadis 9 ] --

KATA BIJAK # 344 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

"Bersikap malu-lah kalian kepada Allah di tempat-tempat rahasia, sebagaimana kalian bersikap malu pada manusia di tempat-ternpat terbuka."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Biharul Anwar, 78:309 ] --

KATA BIJAK # 336 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

 

"Ketika seseorang melakukan dosa yang tidak pernah dilakukannya sebelum itu, Allah akan menimpakan atasnya musibah yang tidak pernah dia duga."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 280 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

 

“Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah sebuah cara bersyukur, dan meninggalkannya adalah kekufuran. Maka ikatlah nikmat Tuhan kalian dengan syukur, bersihkanlah harta kalian dengan zakat, dan tolaklah bencana dengan doa. Sesungguhnya doa adalah benteng yang dapat menghalau bencana, meskipun bencana itu sungguh-sungguh telah ditetapkan.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 249 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

Imam Musa Al-Kazim

'Tanda orang yang berakal itu ada tiga: Menjawab jika ada yang bertanya, berbicara jika kaumnya tidak bisa berbicara, serta memberikan suaranya untuk kepentingan kaumnya. Orang yang tidak memiliki sifat-sifat seperti ini adalah orang pandir."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Al-Wâfî, juz 1, hal. 93 ] --

KATA BIJAK # 236 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 "Sabar dalam kesendirian itu pertanda orang yang berakal. Manusia yang mengenal Allah dengan benar akan menjauhi ahli dunia dan para pecintanya dan Tuhan akan menyertainya ketika sendirian dan akan membantunya ketika dalam keadaan fakir serta membuatnya mulia walaupun tanpa bantuan keluarganya sendiri."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Al-Wâfî, juz 1, hal. 82 ] --

KATA BIJAK # 224 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 "Barangsiapa yang berlaku mubazir dan boros maka akan dicabut nikmatnya."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 204 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 "Jika di tanganmu terdapat satu biji kacang kemudian seluruh masyarakat berkata sungguh itu adalah mutiara maka hal itu tidak bermanfaat untukmu sedang kamu mengetahui bahwa itu adalah kacang. Dan jikalau di tanganmu terdapat mutiara sedang seluruh masyarakat berkata bahwa sungguh itu adalah kacang maka hal itu tidak berpengaruh kepadamu karena kamu mengetahui bahwa itu adalah mutiara."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Tuhaf Al-Uqul hal. 386 ] --

KATA BIJAK # 195 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 "Allah mempunyai hamba di muka bumi yang senantiasa berusaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Mereka inilah yang akan selamat dari siksa pada hari kiamat."

-- Imam Musa Al-Kazim, 745 - 799 [ Bihar Al-Anwar Juz 74 hal. 319 ] --

KATA BIJAK # 187 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 :Jangan menahan kekayaan kalian untuk ketaatan kepada Allah, kalau tidak, kalian akan menghabiskannya dua kali lipat untuk ketidaktaatan dan dosa."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 137 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

Imam Musa AL-Kazim

"Yang terburuk dari hamba Allah adalah mereka yang tidak diingini pertemanannya karena bahasa mereka yang tidak senonoh dan kotor (bohong, sia-sia, dan percakapan kotor)."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 128 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

Imam Musa Al-Kazim

 “Barangsiapa yang menjenguk saudara seimannya karena Allah, bukan karena selain-Nya, demi mengharap pahala-Nya dan segala yang telah dijanjikan kepadanya, maka Allah azza wa jalla akan memerintahkan tujuh puluh ribu malaikat untuk menjaganya dari sejak ia keluar dari rumah hingga ia kembali ke rumahnya seraya berkata kepadanya: ‘Engkau adalah orang baik (baca: beruntung) dan surga adalah sesuai denganmu. Engkau telah membangun rumah di sana."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 80 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

Imam Musa Al-Kazim

 “Barangsiapa yang menjaga dirinya untuk tidak mempermalukan orang lain, maka Allah akan mengampuni (memaafkan) kesalahannya pada hari kiamat, dan barangsiapa yang menahan kemarahannya terhadap orang lain, maka Allah akan menahan murka-Nya terhadapnya pada hari kiamat.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --