Showing posts with label IMAM ALI AR-RIDHA. Show all posts
Showing posts with label IMAM ALI AR-RIDHA. Show all posts

KATA BIJAK # 500 -- IMAM ALI AR-RIDHA

“Tidak ada kesalehan yang lebih berguna daripada menjauhi yang diharamkan Tuhan dan menahan diri dari menyakiti orang beriman.”

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 484 -- IMAM ALI AR-RIDHA

Imam Ali ar Ridha a s berkata :

“Akal seorang muslim tidak akan sempurna kecuali jika ia memiliki 10 karakter berikut:
1. Kebaikannya selalu diharapkan orang
2. Orang lain merasa aman dari kejahatannya
3. Menganggap banyak kebaikan orang yang sedikit
4. Menganggap sedikit kebaikan yang telah diperbuatnya kepada orang lain
5. Tidak pernah menyesal jika orang lain selalu meminta bantuan darinya
6. Tidak merasa bosan mencari ilmu sepanjang umurnya
7. Kefakiran di jalan Allah lebih disukainya dari pada kekayaan
8. Hina di jalan Allah lebih disukainya dari pada mulia di dalam pelukan musuh-Nya
9. Ketidaktenaran lebih disukainya dari pada ketenaran”.

Kemudian Imam ar Ridha a.s bertanya: “Yang kesepuluh, apakah yang kesepuluh?”

“Apakah yang kesepuluh?”, tanya seorang sahabat.

“Ia tidak melihat seseorang kecuali berkata (dalam hatinya):, ‘Ia masih lebih baik dariku dan lebih bertakwa'”, jawabnya singkat. 

KATA BIJAK # 461 -- IMAM ALI AR-RIDHA


“Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang menceritakan kejelekan orang dan orang yang mendengarkannya serta orang yang banyak bertanya.”

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 422 -- IMAM ALI AR-RIDHA

 

Imam Ali ar Ridha a.s ditanya, "Apakah kecerdikan?". Beliau menjawab, "Menelan kesedihanmu, berpikiran tajam dengan musuh dan memperlakukan temanmu dengan kebaikan."

KATA BIJAK # 301 -- IMAM ALI AR-RIDHA


"Keimanan adalah satu derajat di atas Islam; ketakwaan adalah satu derajat di atas keimanan; keyakinan adalah satu derajat lebih tinggi di atas ketakwaan. Tiada sesuatupun yang dibagi di antara hamba hamba Allah yang lebih sedikit dari keyakinan."

-- Imam Ali Ar-Ridha, 766 - 818 [ Ushul al Kafi, jil 2, hlm 52-57 ] --

KATA BIJAK # 246 -- IMAM ALI AR-RIDHA


"Seorang mukmin adalah saudara sekandung mukmin yang lain. Terlaknat, terlaknat orang yang menuduh saudaranya! Terlaknat, terlaknat orang yang menipu saudaranya! Terlaknat, terlaknat orang yang tidak menasihati saudaranya! Terlaknat, terlaknat orang yang menutup diri dari saudaranya! Terlaknat, terlaknat orang menggunjing saudaranya!"

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 228 -- IMAM ALI AR-RIDHA

“Barang siapa yang menghilangkan kesedihan seorang mukmin maka Allah swt akan menghilangkan kesedihannya kelak di hari Kiamat.”

-- Imam Ali Ar-Ridha, 766 - 818 [ al-Kâfi, jil. 2, hal. 200 ] --

KATA BIJAK # 218 -- IMAM ALI AR-RIDHA


 "Sesungguhnya diam merupakan satu dari pintu hikmah. Demikianlah diam mendatangkan cinta dan petunjuk atas segala kebaikan."

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 205 -- IMAM ALI AR-RIDHA


 "Seorang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia dan jauh dari neraka. Dan seorang kikir itu jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka."

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 197 -- IMAM ALI AR-RIDHA

"Jika ingin doamu sampai ke Arsy dan diijabah maka pertama-tama doakanlah ayah dan ibumu."

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 125 -- IMAM ALI AR-RIDHA

Imam Ali Ar-Ridha

 "Barangsiapa menolong orang mukmin menangani kesusahannya, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dari hatinya pada hari kiamat." 

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 99 -- IMAM ALI AR-RIDHA

 Imam Ali Ar-Ridha

"Iman itu ada empat perkara; Tawakal kepada Allah. Ridha (rela) dengan ketentuan-Nya. Pasrah kepada-Nya Dan menyerahkan segala urusan hanya kepada-Nya."

 -- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --

KATA BIJAK # 20 -- IMAM ALI AR-RIDHA

 Imam Ali Ar-Ridha

"Barangsiapa yang tidak mampu melakukan sesuatu yang dapat menutupi dosa-dosanya, hendaknya ia memperbanyak shalawat kepada Nabi dan keluarganya, karena shalawat itu akan menghancurkan dosa-dosa."

-- Imam Ali Ar-Ridha [ 766 - 818 ] --