Showing posts with label AGAMA / KEBERAGAMAAN. Show all posts
Showing posts with label AGAMA / KEBERAGAMAAN. Show all posts

KATA BIJAK # 1017 - LEO TOLSTOY

KATA BIJAK # 1017 - LEO TOLSTOY

"Jangan banyak bicara denganku tentang agama, tetapi izinkan diriku melihat agama dari perilakumu.”

[ Leo Tolstoy ]

*****

Komentar :

Kutipan ini menegaskan bahwa keimanan sejati tidak diukur dari seberapa fasih seseorang berbicara, tetapi dari konsistensi tindakannya. Kata-kata bisa indah, namun tanpa tindakan, mereka hanya hampa dan mudah dilupakan.

Dalam Stoikisme, kebajikan diukur dari perilaku nyata, bukan sekadar retorika. Seorang bijak menahan diri untuk menggurui, tetapi menunjukkan nilai-nilai hidup melalui kesabaran, kejujuran, dan keteguhan hati. Perbuatan yang selaras dengan prinsip adalah bukti iman yang paling kuat.

Leo Tolstoy mengingatkan bahwa integritas moral adalah guru terbaik. Orang lain akan belajar dari contohmu, bukan dari ceramah panjang tentang keimanan. Menjadi teladan membutuhkan disiplin batin dan kesadaran penuh akan setiap tindakan.

Oleh karena itu, fokuslah pada tindakan, bukan hanya kata-kata. Biarkan hidupmu berbicara, biarkan perilakumu menjadi cermin dari keyakinan dan nilai-nilai yang kau junjung.a

KATA BIJAK # 1007 - MUHSIN LABIB

KATA BIJAK # 1007 - TMUHSIN LABIB

"Lebih baik tak seiman dalam agama tapi seiman dalam moral toleransi, ketimbang seiman dalam agama tapi tak seiman dalam moral toleransi."

[ Muhsin Labib ]

*****

Sumber :

https://web.facebook.com/share/p/1HC3JN368t/

KATA BIJAK # 815 -- JALALUDDIN RUMI

Jalaluddin Rumi

"Seribu kali kau thawaf dengan kaki di Ka'bah pun, tak akan diterima Sang Haqq bila ada hati yang kau sakiti."

-- Jalaluddin Rumi [ Mistikus / Sufi, Penyair, Ahli Hukum, Sarjana Islam dan Teolog dari Persia, 1207-1273 ] --

KATA BIJAK # 581 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

 

"Agama adalah cinta dan tidak beragama bagi mereka yang tidak memiliki rasa cinta."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 569 -- SAYYID ALI SISTANI

Ayatullah Sayyid Ali Sistani

"Umat manusia saat ini sangat membutuhkan aksi nyata, khususnya bagi para pemuka agama, untuk menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama, hidup dalam kedamaian dengan memperhatikan hak-hak sesama dan toleransi antar umat beragama."

-- Ayatullah Sayyid Ali Sistani [ Marja / Ulama Besar di Irak ] --

KATA BIJAK # 540 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Wahai umat manusia, tetaplah berada dalam kesabaran. Sebab bagi yang tidak memiliki rasa sabar, sesungguhnya tidak memiliki agama."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq, 702 - 765 [ Biharul Anwar, jilid 48, hal. 92 ] --

KATA BIJAK # 501 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


“Kenalilah Tuhan dalam beragama. Sebab marifatullah dan fiqih adalah kunci pengetahuan dan kesempurnaan ibadah.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 487 -- IMAM ALI ZAINAL ABIDIN

"Sesungguhnya sempurnanya pengenalan seseorang terhadap agamanya, yaitu ketika meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya, tidak banyak berdebat, bersifat ramah, penyabar dan baik tingkah lakunya / perangainya."

-- Imam Ali Zainal Abidin / Imam As-Sajjad [ 659 - 713 Masehi ] --

KATA BIJAK # 458 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Barangsiapa yang tidak berfikir dalam agamanya, maka ia tidak memiliki nilai. Jika salah satu sahabat kita tidak berfikir dan tidak mencari dalam agamanya serta tidak memahami berbagai persoalan dan hukum-hukumnya, maka dia akan membutuhkan orang lain (musuh-musuh kita), dan setiap saat dia membutuhkan mereka, mereka akan mengantarkannya ke jalan yang menyimpang dan sesat, sementara ia sendiri tidak mengetahui dan menyadarinya."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq, 702 - 765 [ Ushul al Kafi ] --

KATA BIJAK # 337 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


 “Hakekat seorang lelaki ada pada akal budinya, kehormatannya ada pada agamanya, dan kemuliannya ada pada ketakwaannya. Sedangkan hakekat seorang wanita itu ada pada akhlaknya, kehormatan dirinya ada pada sifat malunya dan kemuliaannya ada pada ketaatannya pada walinya. Namun semua manusia adalah sama sebagai Bani Adam."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 329 -- NABI MUHAMMAD SAAW


Seseorang datang kepada Rasulullah saaw dari arah muka dan bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah agama itu?” Rasulullah saaw menjawab: ”Akhlak yang mulia”. Kemudian laki-laki itu mendatangi beliau saaw dari arah kiri dan bertanya: “Apakah agama itu?” Beliau saaw menjawab: “Akhlak yang mulia”. Lalu laki-laki itu mendatangi beliau saaw dari arah kanan dan bertanya: “Apakah agama itu?” “Akhlak yang mulia”, jawab beliau saaw untuk yang ketiga kalinya. Akhirnya laki-laki itu mendatangi beliau saaw dari arah belakang dan bertanya: “Apakah agama itu?” Rasulullah saaw menoleh kepadanya dan bersabda: “Apakah kau tidak memahami agama? Agama adalah hendaknya engkau jangan suka marah”.

-- Nabi Muhammad SAAW [ Al-Mahajjatul Baidya ] --

KATA BIJAK # 269 -- MUHAMMAD RUSLI MALIK


"Islam adalah agama suci, maka pasti bukan perjuangan demi Islam bila menggunakan cara yang kotor."

-- Muhammad Rusli Malik [ Penulis Tafsir Al-Barru ] --

KATA BIJAK # 268 -- PROF. DR. NASARUDDIN UMAR

 Prof. Dr. Nasaruddin Umar

"Kita jangan memahami agama di permukaan karena nanti akan muncul persoalan. Saya berkeyakinan semakin dalam pemahaman kita terhadap agama masing-masing agama maka insya Allah kita semakin bijak."

-- Prof. Dr. Nasaruddin Umar --

KATA BIJAK # 266 -- NURCHOLISH MADJID

Nurcholish Madjid

"Apabila Tuhan yang bersifat mutlak membiarkan agama-agama lain, maka manusia yang bersifat tidak mutlak jangan memaksakan keyakinannya pada orang lain."

-- Nurcholish Madjid, 1939 - 2005 [ Seorang pemikir Islam, cendekiawan, dan budayawan Indonesia ] --

KATA BIJAK # 142 -- HABIB MUHAMMAD LUTHFI BIN YAHYA

 Habib Muhammad luthfi bin Yahya

"Jika sulit mencari alasan untuk menghormati pemeluk agama lain, alasan bahwa dia adalah Manusia ciptaan Allah SWT saja sudah cukup."

-- Habib Muhammad Luthfi bin Yahya [ Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, Ketua Forum Sufi Internasional ] --

KATA BIJAK # 14 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

Imam Jafar Ash-Shadiq

 "Jika anda ingin mengetahui kedalaman agama  seseorang, janganlah lihat dari betapa banyaknya ia shalat dan puasa, melainkan lihatlah bagaimana ia memperlakukan orang lain."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --