Showing posts with label PENYAIR / SASTRAWAN. Show all posts
Showing posts with label PENYAIR / SASTRAWAN. Show all posts

KATA BIJAK # 863 - W. S. Rendra

KATA BIJAK # 863 - W. S. Rendra

"Jangan biarkan dirimu terpenjara oleh rutinitas.
Hidup adalah petualangan, bukan penjara."

[ W. S. Rendra ]

-------------------------

KOMENTAR :

Pernah merasa seperti hidup hanya berputar di tempat? Bangun, kerja, pulang, tidur—lalu ulangi lagi. Kadang kita lupa, bahwa hidup ini seharusnya lebih dari sekadar bertahan. 

Kita semua butuh rutinitas, tapi jangan sampai itu membungkam jiwa petualang dalam diri kita. 

Pertanyaannya: kapan terakhir kali kamu melakukan sesuatu "di luar kebiasaan" yang membuatmu merasa hidup? 

Atau, "apa 'petualangan kecil' yang ingin sekali kamu coba, tapi belum kesampaian?"


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 702 -- WILLIAM SHAKESPEARE

KATA BIJAK # 702 -- WILLIAM SHAKESPEARE

"Milikilah lebih dari yang kau tunjukkan, bicaralah lebih sedikit dari yang kau ketahui."

-- William Shakespeare [ Penyair dan Dramawan dari Inggris, 1564 - 1616 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Kemewahan sejati tidak selalu perlu diumbar, dan kebijaksanaan tidak harus selalu diumbar dalam kata-kata. Ketika seseorang memiliki sesuatu—entah itu harta, pengetahuan, atau kebijaksanaan—menyimpannya dengan tenang seringkali menunjukkan karakter yang lebih kuat daripada mereka yang merasa perlu memamerkannya. Dalam diam, sesuatu yang bernilai justru terasa lebih dalam dan kokoh.

Menahan diri untuk tidak selalu mengumbar apa yang kita punya atau tahu menunjukkan penguasaan diri dan kedewasaan. Kata-kata yang sedikit, namun tepat, jauh lebih berpengaruh daripada banyak ucapan yang dangkal. Dalam dunia yang ramai dan bising, kebiasaan berbicara seperlunya dan menyimpan nilai dalam tindakan lebih dihargai daripada mereka yang berisik namun hampa isi.

Sikap ini bukan soal menutup diri, melainkan tentang memahami waktu, konteks, dan dampak. Orang yang benar-benar tahu, tidak merasa perlu membuktikannya setiap saat. Mereka menunjukkan kualitas bukan melalui kata-kata, tetapi melalui cara mereka hidup dan berinteraksi. 


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


KATA BIJAK # 688 -- THOMAS HARDY

 Thomas Hardy

"Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain."

-- Thomas Hardy [ Penyair dan Penulis Novel dan Cerpen dari Inggris, 1840 - 1928 ] --

KATA BIJAK # 683 -- STEPHEN LEVINE

Stephen Levine

"Cinta adalah satu-satunya perbuatan yang rasional."

( "Love is the only rational act." )

-- Stephen Levine [ Penyair dan Penulis dari Amerika Serikat, 1937 -2016 ] --

KATA BIJAK # 672 -- RABINDRANATH TAGORE

KATA BIJAK # 672 -- RABINDRANATH TAGORE

"Pendidikan bukanlah mengejar gelar, melainkan untuk memperluas pemahaman tentang kehidupan."

-- Rabindranath Tagore [ Mistikus, Penyair dan Peraih Nobel Sastra (1913) dari India, 1861 - 1941 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Terlalu sering pendidikan direduksi menjadi sekadar jalan menuju gelar atau pekerjaan. Padahal, esensi pendidikan jauh lebih dalam: ia adalah proses memperluas cara kita memahami dunia, diri sendiri, dan hubungan kita dengan sesama. Gelar bisa menjadi pencapaian, tapi pemahaman adalah bekal yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak sepanjang hidup.

Ketika seseorang belajar demi nilai atau status sosial, yang ia dapat mungkin hanya informasi yang cepat dilupakan. Tapi saat belajar dengan semangat ingin tahu dan kehausan makna, ia menyerap kebijaksanaan. Ia tidak hanya tahu tentang dunia, tapi juga bagaimana hidup di dalamnya dengan penuh kesadaran, empati, dan tanggung jawab.

Filosofinya mengingatkan bahwa pendidikan sejati bukan soal apa yang kita hafal, tetapi siapa yang kita menjadi. Ia bukan proyek luar, melainkan perjalanan batin untuk tumbuh, berubah, dan menjadi manusia yang lebih utuh. Maka belajarlah bukan hanya untuk lulus, tapi untuk hidup dengan lebih dalam. 


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 643 -- JAMES STEPHENS

James Stephens

"Ambisi tanpa pengetahuan yang cukup layaknya kapal di lautan yang kering."

( "Ambition without science like a ship in the dry ocean." )

-- James Stephens [ Penulis dan Penyair dari Irlandia, 1880 - 1950 ] --

KATA BIJAK # 641 -- JACQUES AUDIBERTI

Jacques Audiberti

"Kepengecutan yang paling besar adalah ketika kita membuktikan kekuatan kita kepada kelemahan orang lain."

-- Jacques Audiberti [ Penyair, Penulis Naskah Drama dan Novel dari Perancis, 1899 - 1965 ] --

KATA BIJAK # 634 -- GOETHE

KATA BIJAK # 634 -- GOETHE

"Ketika kamu percaya pada diri sendiri, dunia akan percaya padamu."

-- Johann Wolfgang von Goethe [ Penulis dan Penyair dari Jerman, 1749 - 1832 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Kutipan Johann Wolfgang von Goethe ini mengungkapkan kekuatan dari rasa percaya diri. 

Ketika kita yakin pada kemampuan kita, orang lain pun cenderung lebih mempercayai kita. 

Tapi, apakah benar kepercayaan diri kita bisa mempengaruhi pandangan orang lain terhadap kita? 

Atau mungkin, kadang kita merasa kesulitan untuk membangun kepercayaan diri di tengah keraguan atau tekanan dari dunia sekitar? 

Kadang, kepercayaan diri bukan datang begitu saja, dan kita harus berjuang untuk meyakinkan diri sendiri bahwa kita cukup mampu. 

Namun, apa yang terjadi ketika kita benar-benar percaya pada diri kita sendiri? 

Apakah itu memberi kita kekuatan yang luar biasa untuk meraih apa yang kita inginkan, atau malah menciptakan ekspektasi yang lebih besar dari orang lain? 

Sejauh mana kamu merasa bahwa kepercayaan diri benar-benar dapat mempengaruhi cara dunia memandang dan memperlakukan kamu? 

Apakah ada momen dalam hidup kamu di mana percaya pada diri sendiri membuka lebih banyak peluang atau dukungan dari orang lain? 

Apakah kamu pernah merasa kesulitan untuk membangun rasa percaya diri yang kuat?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 586 -- ALFRED LORD TENNYSON

Alfred Lord Tennyson

"Mimpi adalah benar selagi masih ada, dan apakah kita tidak hidup dalam mimpi ?"

( "Dreams are true while they last, and do we not live in dreams ?" )

-- Alfred Lord Tennyson [ Penyair dari Inggris, 1809 - 1892 ] --

KATA BIJAK # 284 -- OLIVER GOLDSMITH

Oliver Goldsmith

"Kemuliaan terbesar kita bukanlah tidak selalu gagal tetapi meningkat setiap kali kita jatuh."

( "Our greatest glory consists not in never failing but in rising every time we fall." )

-- Oliver Goldsmith [ Penyair dan Penulis Novel dan Naskah Drama dari Irlandia, 1728 - 1774 ] --

KATA BIJAK # 279 -- OLIVER WENDELL HOLMES

Oliver Wendell Holmes

 "Cinta adalah kunci utama untuk membuka pintu gerbang kebahagiaan."

-- Oliver Wendell Holmes [ Penulis dan Penyair dari Amerika Serikat, 1809 - 1894 ] --

KATA BIJAK # 64 -- ROBERT BROWNING

Robert Browning

"Cinta dan kebahagiaan adalah energi kehidupan."

( "Love and happiness is energy of life." )

-- Robert Browning [ Penyair dan Dramawan dari Inggris, 1812 - 1889 ] -- 

KATA BIJAK # 35 -- MUHAMMAD IQBAL

 Muhammad Iqbal

"Sadarlah akan nilai Anda sendiri, gunakanlah semua kekuatan Anda untuk mencapainya. Ciptakanlah sebuah samudera dari setetes embun. Janganlah memohon cahaya dari bulan, dapatkanlah dari percikan di dalam dirimu."

( "Be aware of your own worth, use all of your power to achieve it. Create an ocean from a dewdrop. Do not beg for light from the moon, obtain it from the spark within you." )

-- Muhammad Iqbal [ Penyair dan Filsuf dari Persia, 1877 - 1938 ] --

KATA BIJAK # 28 -- PAUL VALERY

Paul Valery

 "Cara terbaik untuk mewujudkan impian-impian Anda adalah dengan bangun."


( "The best way to make your dreams come true is to wake up." )

-- Paul Valery [ Penyair dari Perancis, 1871 - 1945 ] --

KATA BIJAK # 22 -- JALALUDDIN RUMI

KATA BIJAK # 22 -- JALALUDDIN RUMI

"Naikkan level kata-katamu, bukan suaramu. Hujanlah yang membuat bunga mekar, bukan petir."

-- Jalaluddin Rumi [ Mistikus / Sufi, Penyair, Ahli Hukum, Sarjana Islam dan Teolog dari Persia, 1207-1273 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Sering kali saat emosi memuncak, kita merasa perlu meninggikan suara agar didengar dan dipahami. Padahal, bukan kerasnya suara yang membuat orang membuka hati, melainkan pilihan kata yang tepat dan penuh makna. Kata-kata yang lahir dari ketenangan jauh lebih kuat dibanding teriakan dalam kemarahan. Seperti hujan yang lembut menumbuhkan bunga, kata yang baik mampu mengubah hati tanpa perlu paksaan.

Ketika kita berbicara dengan emosi yang meledak-ledak, seringkali pesan yang ingin kita sampaikan justru tenggelam dalam nada suara yang tinggi. Orang lebih sibuk mempertahankan diri daripada mendengarkan isi pembicaraan kita. Sebaliknya, jika kita menjaga kata-kata dengan bijak, orang lain akan lebih terbuka dan merasa dihargai. Kehadiran kita pun akan lebih mudah diterima karena kita memancarkan ketenangan, bukan ketegangan.

Meningkatkan kualitas kata-kata adalah tentang kesadaran: sadar kapan harus berbicara, sadar bagaimana menyampaikannya, dan sadar dampaknya pada orang lain. Ini bukan soal berbicara manis untuk menyenangkan semua orang, tetapi tentang membawa kejujuran dengan sikap yang penuh rasa hormat. Kata-kata yang dirangkai dengan hati akan selalu lebih berdaya daripada suara keras yang hanya memaksa.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/Kasih.tulus.921