Showing posts with label BAIK / KEBAIKAN. Show all posts
Showing posts with label BAIK / KEBAIKAN. Show all posts

KATA BIJAK # 1018 - GEORGE ORWELL

KATA BIJAK # 1018 - GEORGE ORWELL

"Kita hidup di zaman di mana kebodohan dianggap sebagai kebaikan."

[ George Orwell ]

------------------------

Komentar :

Kutipan George Orwell ini sangat tajam dan relevan untuk zaman sekarang, ketika kita melihat banyak hal—termasuk politik, media, dan budaya populer—yang kadang lebih menghargai opini yang dangkal atau informasi yang tidak diverifikasi, dibandingkan dengan pemikiran kritis dan pengetahuan mendalam.

Di era digital yang serba cepat ini, sering kali informasi yang cepat dan mudah dicerna lebih dihargai daripada diskusi yang mendalam atau analisis yang bijaksana.

Apakah kita semakin terperangkap dalam kebodohan kolektif, di mana ketidaktahuan atau keengganan untuk berpikir kritis malah dipuja, sementara pemikiran yang lebih cerdas dianggap sebagai beban atau terlalu rumit?

Apa pendapatmu tentang kutipan George Orwell ini?

Apakah kamu merasa bahwa kebodohan saat ini malah dihargai atau dianggap lebih mudah diterima daripada pemikiran yang mendalam?

Dengan begitu banyaknya informasi yang beredar, bagaimana kita bisa memastikan bahwa kita tidak terjebak dalam kebodohan kolektif atau sekadar menerima informasi tanpa pertanyaan?

Apakah kamu merasa ada kecenderungan di masyarakat untuk menghindari pemikiran yang mendalam, dan lebih memilih sesuatu yang lebih sederhana atau langsung?

Bagaimana hal ini memengaruhi cara kita berinteraksi dengan dunia?

Menurutmu, bagaimana kita bisa mengatasi kebodohan yang dianggap sebagai kebajikan ini dan memulai kembali untuk menghargai pemikiran yang kritis dan pendidikan yang bermakna?

Apakah kamu merasa bahwa kebodohan kini lebih sering diterima atau bahkan dipuja di masyarakat kita?

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengubah hal ini dan mendorong pemikiran yang lebih cerdas dan bijaksana?

*****

Sumber :

https://web.facebook.com/share/p/16yaSCMDTn/

KATA BIJAK # 867 - NAPOLEON BONAPARTE

KATA BIJAK # 867 - NAPOLEON BONAPARTE

"Kemenangan selalu mungkin bagi orang yang menolak untuk berhenti berjuang."

[ Napoleon Bonaparte ]

-------------------------

KOMENTAR :

Kutipan Napoleon Bonaparte ini mengajarkan kita bahwa "kemenangan selalu mungkin bagi orang yang menolak untuk berhenti berjuang." 

Dalam hidup, kita sering kali dihadapkan pada situasi yang sulit, dan rasa ingin menyerah datang begitu saja. 

Namun, menurut Napoleon Bonaparte, orang yang terus berjuang—meskipun menghadapi kegagalan atau rintangan—akan selalu memiliki peluang untuk meraih kemenangan. 

Apakah kamu setuju dengan kutipan Napoleon Bonaparte ini? 

Apakah selalu mungkin untuk menang jika kita tidak pernah menyerah, ataukah ada situasi tertentu di mana menyerah adalah keputusan yang tepat? 

Mungkin ada di antara kita yang pernah berjuang habis-habisan untuk sesuatu, tetapi akhirnya gagal. 

Apa yang membuat kita terus berjuang, meskipun hasilnya tidak selalu sesuai harapan? 

Apakah ada momen dalam hidup kamu di mana menolak berhenti berjuang membawa kemenangan, atau justru merasa ada kalanya berhenti adalah pilihan yang lebih bijaksana?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 800 -- ALI BIN ABI THALIB

Ali bin Abi Thalib

"Apabila Anda diberi hormat, balaslah dengan hormat yang lebih baik. Apabila tangan bantuan diulurkan kepada Anda, buatlah kebaikan yang lebih baik sebagai balasan kendatipun keutamaannya tetap berada pada si pemula."

( "When you are honored, return it with greater respect. If a helping hand is extended to you, do a better favor in return even though the priority rests with the first one." )

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Nahjul Balaghah ] --

KATA BIJAK # 764 - ARISTOTELES

KATA BIJAK # 764 - ARISTOTELES

"Kebajikan itu ibarat pohon yang akarnya pahit. tetapi buahnya manis."

-- Aristoteles [ Filsuf dari Yunani, 384 - 322 SM ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Kutipan dari Aristoteles ini mengajak kita merenung tentang konsep kebajikan dalam hidup. 

Ia membandingkan kebajikan dengan sebuah pohon yang akarnya pahit, namun buahnya manis. 

Apa yang bisa kita pelajari dari perumpamaan ini? 

Mungkin kita pernah merasakan, melakukan hal-hal baik itu tidak selalu mudah. Terkadang, jalannya penuh tantangan dan tidak menyenangkan. 

Namun, seperti akar pohon yang meskipun pahit, kebajikan itu membutuhkan usaha dan pengorbanan yang tidak selalu enak atau menyenangkan. 

Pada akhirnya, buah dari kebajikan—kepuasan batin, kedamaian, dan kebahagiaan—akan terasa manis, bahkan lebih berharga daripada apa yang kita alami saat prosesnya. 

Apakah kamu pernah merasa bahwa suatu kebajikan itu terasa berat di awal, tetapi memberi hasil yang luar biasa di kemudian hari? 

Atau, adakah contoh kebajikan dalam hidup kamu yang, meskipun sulit, memberikan buah yang manis?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/literasikata.id

KATA BIJAK # 740 -- ALI BIN ABI THALIB

Ali bin Abi Thalib 

"Orang yang baik adalah orang yang membuktikan perkataannya (yang baik dan benar) dengan perbuatan."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 659 -- NAPOLEON BONAPARTE

 Napoleon Bonaparte

"Cinta yang baik dapat membuat seseorang menjadi berani dan bersemangat."

-- Napoleon Bonaparte [ Negarawan dan Kaisar dari Perancis, 1769-1821 ] --

KATA BIJAK # 654 -- KAHLIL GIBRAN

 Kahlil Gibran

"Kelembutan dan kebaikan bukanlah tanda-tanda kelemahan dan putus asa, tetapi adalah penjelmaan sebuah kekuatan."

-- Kahlil Gibran [ Penulis dan Pelukis dari Lebanon dan Amerika, 1883-1931 ] --

KATA BIJAK # 585 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

 

"Barangsiapa berbuat baik kepada keluarganya maka umurnya akan dipanjangkan."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq, 702 - 765 [ Al-Amali, Syaikh Thusi, hal. 245 ] --

KATA BIJAK # 565 -- ALI BIN ABI THALIB


"Keramahan adalah kebaikan yang tidak dilakukan dengan susah dan berat hati."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Ghurar Al-Hikam, hadits 9928 ] --

KATA BIJAK # 563 -- ALI BIN ABI THALIB


"Berberat hati dan terus mengungkit-ungkit dapat membuat kebaikan menjadi pahit."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Ghurar Al-Hikam, hadits 8923 ] --

KATA BIJAK # 541 -- ALI BIN ABI THALIB


"Kuasailah musuhmu dengan kebajikan, itulah yang paling manis di antara dua kemenangan."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 531 - NABI MUHAMMAD SAAW

 

"Sesungguhnya termasuk sebab mendapatkan ampunan adalah memberikan salam dan berkata baik."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Makarim al Akhlak ] --

KATA BIJAK # 528 -- ALI BIN ABI THALIB


"Jadikanlah kebaikanmu bagi saudaramu lebih kuat dari sikap permusuhannya padamu. Jangan pula membiarkan buruk lakunya menjadi lebih kuat daripada kebajikan yang kau tujukan kepadanya."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 496 -- NABI MUHAMMAD SAAW

“Dunia ditegakkan dengan empat hal: orang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang bodoh yang tekun belajar, orang kaya yang tidak bakhil dengan kebaikan, orang fakir yang tak menjual akhiratnya.”

-- Nabi Muhammad saaw [ Nabi dan Rasul Terakhir, 570 - 632 ] --

KATA BIJAK # 491-- ALI BIN ABI THALIB


"Nasihati temanmu dengan perilaku yang baik terhadapnya, dan jauhkan kejahatannya dengan berbuat baik kepadanya.”

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 490-- ALI BIN ABI THALIB


"Orang yang bijak itu adalah mereka yang membalas kejahatan dengan kebaikan. (Karena itu) orang yang bijak adalah mereka yang paling mulia jiwanya di antara manusia.”

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 487 -- IMAM ALI ZAINAL ABIDIN

"Sesungguhnya sempurnanya pengenalan seseorang terhadap agamanya, yaitu ketika meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya, tidak banyak berdebat, bersifat ramah, penyabar dan baik tingkah lakunya / perangainya."

-- Imam Ali Zainal Abidin / Imam As-Sajjad [ 659 - 713 Masehi ] --

KATA BIJAK # 484 -- IMAM ALI AR-RIDHA

Imam Ali ar Ridha a s berkata :

“Akal seorang muslim tidak akan sempurna kecuali jika ia memiliki 10 karakter berikut:
1. Kebaikannya selalu diharapkan orang
2. Orang lain merasa aman dari kejahatannya
3. Menganggap banyak kebaikan orang yang sedikit
4. Menganggap sedikit kebaikan yang telah diperbuatnya kepada orang lain
5. Tidak pernah menyesal jika orang lain selalu meminta bantuan darinya
6. Tidak merasa bosan mencari ilmu sepanjang umurnya
7. Kefakiran di jalan Allah lebih disukainya dari pada kekayaan
8. Hina di jalan Allah lebih disukainya dari pada mulia di dalam pelukan musuh-Nya
9. Ketidaktenaran lebih disukainya dari pada ketenaran”.

Kemudian Imam ar Ridha a.s bertanya: “Yang kesepuluh, apakah yang kesepuluh?”

“Apakah yang kesepuluh?”, tanya seorang sahabat.

“Ia tidak melihat seseorang kecuali berkata (dalam hatinya):, ‘Ia masih lebih baik dariku dan lebih bertakwa'”, jawabnya singkat. 

KATA BIJAK # 464 -- ALI BIN ABI THALIB


"Didiklah dirimu sendiri menjadi orang yang bajik; lalu pilihlah yang terbaik di antara kebajikan-kebajikan tersebut. Niscaya kebajikan-kebajikan tersebut akan menjadi kebiasaan dirimu ."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Bihâr al-Anwâr, jilid 77, hal. 213 ] --