"Menjadi jujur mungkin tidak akan membuatmu mendapatkan banyak teman, tapi akan selalu membuatmu mendapatkan teman yang sebenarnya."
[ John Lennon ]
"Menjadi jujur mungkin tidak akan membuatmu mendapatkan banyak teman, tapi akan selalu membuatmu mendapatkan teman yang sebenarnya."
[ John Lennon ]
"Pahlawan sejati adalah mereka yang menggunakan kekuasaan untuk melindungi, bukan menindas."
[ Nelson Mandela ]
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Nelson Mandela ini mengajak kita untuk merefleksikan arti sebenarnya dari menjadi seorang pahlawan. Kekuasaan bisa menjadi pedang bermata dua.
Dalam tangan yang salah, kekuasaan bisa menindas, memanipulasi, dan merusak.
Namun, dalam tangan yang benar, kekuasaan bisa menjadi sarana untuk melindungi, memajukan keadilan, dan memperjuangkan hak-hak orang yang terpinggirkan.
Nelson Mandela, dengan pengalamannya sebagai pemimpin dalam perjuangan melawan apartheid, menyadari bahwa kekuasaan yang sesungguhnya adalah kekuasaan yang digunakan untuk melayani orang lain dan menjaga martabat semua manusia.
Apakah saat ini kita masih melihat contoh pemimpin yang menggunakan kekuasaan untuk melindungi orang lain?
Atau apakah kekuasaan sering kali disalahgunakan untuk menindas?
Pernahkah kamu menyaksikan seseorang yang, meskipun memiliki kekuasaan, tetap memilih untuk melindungi dan membela yang lemah?
Apa dampak dari tindakan mereka terhadap orang-orang di sekitar mereka?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
-------------------------
Komentar :
Oscar Wilde menyindir kecenderungan manusia: lebih mudah merasa iba saat teman menderita daripada ikut bahagia ketika teman sukses. Mengapa? Karena penderitaan tidak mengancam ego kita—kita merasa lebih unggul atau setidaknya setara. Tapi saat teman berhasil, muncul rasa iri, kompetisi, atau perasaan kalah. Maka, bersimpati pada kesuksesan orang lain menuntut jiwa besar, kelapangan hati, dan kebesaran moral—itulah yang dimaksud Wilde sebagai sifat mulia.
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/kasih.tulus.921
-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Uyun Al-Hikam wa Al-Mawa'idh, hal. 45 ] --
Imam Ali ar Ridha a.s ditanya, "Apakah kecerdikan?". Beliau menjawab, "Menelan kesedihanmu, berpikiran tajam dengan musuh dan memperlakukan temanmu dengan kebaikan."
-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 ] --
-- Imam Hasan Al-Askari [ 846 - 874 ] --
-- Charles Caleb Colton [ Penulis dari Inggris, 1780 - 1832 ] --
"Yang terburuk dari hamba Allah adalah mereka yang tidak diingini pertemanannya karena bahasa mereka yang tidak senonoh dan kotor (bohong, sia-sia, dan percakapan kotor)."
-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --