Showing posts with label MUSUH / BERMUSUHAN / PERMUSUHAN. Show all posts
Showing posts with label MUSUH / BERMUSUHAN / PERMUSUHAN. Show all posts

KATA BIJAK # 1016 - NOAM CHOMSKY

KATA BIJAK # 1016 - NOAM CHOMSKY

"Ketika orang takut, mereka lebih mudah dikendalikan. Itulah mengapa kekuasaan selalu menciptakan musuh."

[ Noam Chomsky ]

-------------------------

Komentar :

Itulah mengapa kekuasaan selalu mencipta musuh,” mengungkap mekanisme halus dalam praktik kekuasaan. Ketakutan melemahkan nalar kritis; dalam kondisi terancam, manusia cenderung mencari perlindungan, bahkan jika itu berarti menyerahkan kebebasan berpikir dan bertindak.

Penciptaan musuh—baik nyata maupun imajiner—menjadi alat efektif untuk memelihara rasa takut tersebut. Musuh memberi wajah pada kecemasan kolektif, sekaligus membenarkan kebijakan represif, pengawasan berlebihan, atau ketidakadilan atas nama keamanan. Dalam suasana seperti ini, pertanyaan kritis mudah dicap sebagai ancaman, dan ketaatan dianggap sebagai kebajikan.

Chomsky mengingatkan pentingnya kewaspadaan intelektual. Ketika ketakutan diproduksi secara sistematis, tugas warga adalah mempertanyakan narasi yang dibangun kekuasaan. Hanya dengan kesadaran dan keberanian berpikir kritis, masyarakat dapat membedakan antara ancaman nyata dan ketakutan yang sengaja diciptakan untuk mengendalikan.

*****

Sumber :

https://web.facebook.com/share/p/1CmvfxJ9y2/

KATA BIJAK # 541 -- ALI BIN ABI THALIB


"Kuasailah musuhmu dengan kebajikan, itulah yang paling manis di antara dua kemenangan."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 528 -- ALI BIN ABI THALIB


"Jadikanlah kebaikanmu bagi saudaramu lebih kuat dari sikap permusuhannya padamu. Jangan pula membiarkan buruk lakunya menjadi lebih kuat daripada kebajikan yang kau tujukan kepadanya."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 412 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

 

"Jauhilah lidah kamu dari tergelincir dengan kata-kata pembohongan, dosa dan permusuhan, karena jika kamu menahan lidah kamu dari apa yang dilarang oleh Allah, adalah lebih baik bagi kamu di sisi Tuhan kamu."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq, 702 - 765 [ Raudah al Kafi ] --

KATA BIJAK # 407 -- ALI BIN ABI THALIB


"Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu."

-- Ali bin Abi Thalib [ 599 - 661 Masehi ] --

KATA BIJAK # 402 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


"Tiada bekal yang lebih utama daripada takwa. Tiada sesuatu yang lebih baik daripada diam. Tiada musuh yang lebih berbahaya daripada kebodohan. Tiada penyakit yang lebih parah daripada berbohong."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 373 -- NABI MUHAMMAD SAAW


"Saling memberi hadiahlah, maka kalian akan saling mencintai dan hilanglah permusuhan."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ HR. Malik No. 1651 ] -- 

KATA BIJAK # 305 -- ALI BIN ABI THALIB

 

"Barangsiapa mempercayai Allah, Dia akan menggembirakannya. Barangsiapa bertawakal kepada-Nya, Dia akan memudahkan urusannya. Kepercayaan kepada Allah adalah benteng yang hanya dimasuki orang Mukmin dan tawakal kepada-Nya adalah keselamatan dari segala keburukan dan perlindungan dari semua musuh."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Bihar al Anwar, juz 78, hlm. 79 ] --

KATA BIJAK # 287 -- GEORGE ORWELL

KATA BIJAK # 287 -- GEORGE ORWELL

"Penguasa yang korup akan membuatmu percaya bahwa musuh terbesarmu adalah kelompok di seberang tembok, bukan mereka yang menjarah istana."

-- George Orwell [ Penulis dari Inggris, 1903 - 1950 ] --

-------------------------

KOMENTAR :

Strategi klasik pengalihan isu: ciptakan musuh imajiner agar rakyat lupa pada penindasan sistematis. Orwell mengungkap bagaimana kekuasaan memanfaatkan perpecahan untuk melanggengkan dominasi.

Lihatlah politik identitas masa kini: isu SARA sengaja dipanas-panasi agar publik tidak fokus pada korupsi elit atau kebijakan timpang. "Divide et impera" bukan warisan Romawi, tapi senjata abadi oligarki.

Waspadai narasi yang mengadu-domba! Selalu tanya: "Siapa yang diuntungkan jika kita saling benci?" Fokus pada substansi, bukan provokasi.


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,

Max Hendrian Sahuleka


Diambil dari :

https://web.facebook.com/Kasih.tulus.921

KATA BIJAK # 252 -- ALI BIN ABI THALIB

"Berikanlah untuk saudaramu darah dan hartamu. Berikanlah untuk musuhmu keadilan dan sikap konsekuenmu. Sedangkan untuk masyarakat umum, hadiahkanlah untuk mereka wajahmu yang ceria dan kebaikanmu."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Bihar Al-Anwar, juz 78, hal. 50, hadits ke-76 ] --

KATA BIJAK # 98 -- K. H. MUHAMMAD HASYIM ASY'ARI

K. H. Muhammad Hasyim Asy'ari

 "Jangan jadikan perbedaan pendapat sebagai sebab perpecahan dan permusuhan. Karena yang demikian itu merupakan kejahatan besar yang bisa meruntuhkan bangunan masyarakat dan menutup pintu kebaikan di penjuru mana saja."

-- K. H. Muhammad Hasyim Asy'ari [ Tokoh Agama, Pahlawan Nasional Indonesia dan Pendiri Nahdlatul Ulama, 1871 - 1947 ] --

KATA BIJAK # 40 -- SAYYID ALI KHAMENEI

Sayyid Ali Khamenei

"Jika kalian menghukumi orang yang kalian sedang bertentangan dan bermusuhan dengannya tidak berdasarkan fakta yang sebenarnya, maka ini sudah keluar dari jalan takwa."

-- Sayyid Ali Khamenei [ Pemimpin Tertinggi Iran ] --

KATA BIJAK # 13 -- ROBERT F. KENNEDY

Robert Kennedy

 "Kemajuan merupakan sebuah kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya. Dan perubahan mempunyai banyak musuh."

( "Progress is a nice world. But change is its motivator. And change has its enemies." )

-- Robert F. Kennedy [ Senator dari Amerika Serikat, 1925 - 1968 ] --