Showing posts with label KETAATAN / KETUNDUKAN / KEPATUHAN. Show all posts
Showing posts with label KETAATAN / KETUNDUKAN / KEPATUHAN. Show all posts

KATA BIJAK # 1002 - ROSA LUXEMBURG

KATA BIJAK # 1002 - ROSA LUXEMBURG

"Jika sistem menindas, maka memberontak adalah bentuk tertinggi dari ketaatan kepada kemanusiaan."

[ Rosa Luxemburg ]

-------------------------

Komentar :

Kutipan ini menantang pemahaman umum tentang ketaatan. Rosa Luxemburg menegaskan bahwa patuh pada sistem yang menindas bukanlah kebajikan, melainkan pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan. Dalam kondisi ketika hukum dan kekuasaan digunakan untuk menindas, ketaatan sejati justru berarti menolak tunduk.

Pemberontakan yang dimaksud bukan semata tindakan fisik atau kekerasan, melainkan sikap sadar untuk melawan ketidakadilan: berpikir kritis, bersuara, menolak normalisasi penindasan, dan membela martabat manusia. Ketika sistem menghilangkan hak, kebebasan, dan keadilan, diam berarti ikut melanggengkan penderitaan.

Luxemburg mengingatkan bahwa kemanusiaan berada di atas aturan dan struktur kekuasaan. Sistem bisa legal, tetapi tidak selalu bermoral. Oleh karena itu, keberanian untuk menentang ketidakadilan adalah bentuk kesetiaan pada nilai yang lebih tinggi daripada sekadar kepatuhan formal.

Pesan ini tetap relevan: sejarah menunjukkan bahwa banyak perubahan besar lahir dari keberanian orang-orang yang menolak tunduk pada sistem yang tidak adil. Dalam konteks ini, memberontak bukanlah penghancuran, melainkan usaha memulihkan martabat manusia.

*****

Sumber :

https://web.facebook.com/share/p/1BmXhK6Uoz/

KATA BIJAK # 845 - TAN MALAKA

TAN MALAKA QUOTES

"Mereka ingin kita patuh, bukan cerdas. Karena yang cerdas sulit ditipu."

[ Tan Malaka ]

--------------------------

Komentar :

Mengapa Mereka Ingin Kita Patuh, Bukan Cerdas ???

Di dunia yang penuh informasi dan tekanan sosial, seringkali kita tidak disuruh untuk berpikir, tetapi disuruh untuk menerima. Kita diberi aturan, norma, opini, dan arahan, lalu diharapkan patuh tanpa bertanya. Kepatuhan adalah kemudahan bagi mereka yang ingin mengendalikan—mudah dimanipulasi, sedikit protes, dan tidak mengganggu sistem yang sudah ada.

Orang cerdas berbeda. Mereka membaca, meneliti, menilai, dan mempertanyakan. Mereka sulit dipengaruhi hanya dengan kata-kata manis, janji kosong, atau tekanan emosional. Mereka menolak menjadi pion dalam permainan orang lain. Inilah yang membuat orang cerdas dianggap berbahaya bagi kepentingan tertentu: karena mereka tidak bisa dikontrol, tidak bisa ditipu, dan sulit dimanipulasi.

Ironisnya, sistem dan budaya sering memuji kepatuhan sebagai kebajikan, sementara rasa ingin tahu dan skeptisisme dianggap mengganggu. Padahal, kemampuan untuk berpikir kritis adalah pertahanan, bukan pemberontakan tanpa arah. Mereka yang mengasah otak dan mempertajam logika membangun radar internal yang sulit ditembus oleh tipuan atau manipulasi.

Maka, menjadi cerdas bukan soal membanggakan diri atau menonjol, tetapi tentang bertahan dan bebas. Mereka yang cerdas memilih untuk menilai fakta, membedakan kebenaran dan kepalsuan, dan membuat keputusan berdasarkan analisis, bukan perintah. Kepatuhan mungkin nyaman, tetapi kecerdasan adalah perisai. Dan perisai itu membuat kita sulit ditipu, sulit dikendalikan, dan tetap menjadi pemilik arah hidup sendiri.

*****

Sumber :

https://web.facebook.com/share/p/1DFM66beCq/

KATA BIJAK # 466 -- ALI BIN ABI THALIB


"Saling membantu guna mempertahankan kebenaran merupakan ketaatan dan ketulusan."

-- Ali bin Abi Thalib, 599 - 661 Masehi [ Ghurar al-Hikam, hal. 48 ] --

KATA BIJAK # 387 -- NABI MUHAMMAD SAAW


Rasulullah saaw juga bersabda, "Allah swt berfirman, "Hamba mana pun yang menaati-Ku, tidak akan Ku serahkan kepada selain-Ku, dan siapa yang membangkang terhadap-Ku, akan Ku serahkan kepada dirinya dan Aku tidak akan peduli bagaimana ia akan binasa."

-- Nabi Muhammad saaw, 570 - 632 [ Man La Yahdhuruhul Faqih, jilid 4, hlm 403 ] --

KATA BIJAK # 337 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ


 “Hakekat seorang lelaki ada pada akal budinya, kehormatannya ada pada agamanya, dan kemuliannya ada pada ketakwaannya. Sedangkan hakekat seorang wanita itu ada pada akhlaknya, kehormatan dirinya ada pada sifat malunya dan kemuliaannya ada pada ketaatannya pada walinya. Namun semua manusia adalah sama sebagai Bani Adam."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] --

KATA BIJAK # 187 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 :Jangan menahan kekayaan kalian untuk ketaatan kepada Allah, kalau tidak, kalian akan menghabiskannya dua kali lipat untuk ketidaktaatan dan dosa."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 121 -- IMAM MUHAMMAD AL-BAQIR

 Imam Muhammad Al-Baqir

"Mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan bisa diperoleh kecuali dengan ketaatan." 

-- Imam Muhammad Al-Baqir [ 676 - 733 Masehi ] --

KATA BIJAK # 90 -- IMAM ALI AL-HADI

Imam Ali Al-Hadi

 "Barangsiapa yang taat kepada Allah, maka ia tidak akan khawatir terhadap kekecewaan makhluk.” 

-- Imam Ali Al-Hadi [ 828 - 868 Masehi ] --

KATA BIJAK # 71 -- ROLLO MAY

Rollo May

 "Lawan dari keberanian dalam masyarakat kita bukanlah kepengecutan, itu adalah ketundukan / ketaatan."

( "The opposite of courage in our society is not cowardice, it is conformity." )

-- Rollo May [ Psikolog Eksistensial dari Amerika Serikat, 1909 - 1994 ] --