Showing posts with label NIKMAT / KENIKMATAN. Show all posts
Showing posts with label NIKMAT / KENIKMATAN. Show all posts

KATA BIJAK #770 -- IMAM HUSEIN

Imam Husein 

"Ketahuilah bahwa keperluan manusia terhadap kalian adalah merupakan nikmat yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian bosan dari nikmat-nikmat itu agar nikmat itu tidak berbalik menjadi bencana."

( "Know that the human need for you is a blessing that Allah has given you, so don't get bored of these blessings so that they don't turn into a disaster." )

-- Imam Husein / Husein bin Ali bin Abi Thalib [ Cucu Nabi Muhammad saww, 626 - 680 ] --

KATA BIJAK # 536 - IMAM HASAN


“Kematian merupakan kebahagiaan dan kesenangan yang paling besar yang diberikan kepada orang beriman tatkala beranjak dan terbang dari kediaman dan kehidupan susah dan penuh persoalan ini menuju sebuah kehidupan yang penuh dengan kenikmatan abadi."

-- Imam Hasan Al-Mujtaba [ Bihar al-Anwar ] --

KATA BIJAK # 529 -- IMAM ALI ZAINAL ABIDIN


"Jika engkau menginginkan sesuatu kenikmatan itu terus padamu maka perbanyaklah mensyukurinya."

-- Imam Ali Zainal Abidin / Imam As-Sajjad [ 659 - 713 Masehi ] --

KATA BIJAK # 280 -- IMAM MUSA AL-KAZIM

 

“Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah sebuah cara bersyukur, dan meninggalkannya adalah kekufuran. Maka ikatlah nikmat Tuhan kalian dengan syukur, bersihkanlah harta kalian dengan zakat, dan tolaklah bencana dengan doa. Sesungguhnya doa adalah benteng yang dapat menghalau bencana, meskipun bencana itu sungguh-sungguh telah ditetapkan.”

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 224 -- IMAM MUSA AL-KAZIM


 "Barangsiapa yang berlaku mubazir dan boros maka akan dicabut nikmatnya."

-- Imam Musa Al-Kazim [ 745 - 799 ] --

KATA BIJAK # 219 -- IMAM HASAN

 

“Kematian merupakan kebahagiaan dan kesenangan yang paling besar yang diberikan kepada orang beriman tatkala beranjak dan terbang dari kediaman dan kehidupan susah dan penuh persoalan ini menuju sebuah kehidupan yang penuh dengan kenikmatan abadi."

-- Imam Hasan / Hasan bin Ali bin Abi Thalib, 624 - 670 Masehi [ Bihâr al-Anwâr, jil. 6, hal. 154 ] --

KATA BIJAK # 192 -- IMAM JAFAR ASH-SHADIQ

"Tiga perkara yang dengannya tiada kemudaratan: Berdoa saat bersedih, memohon ampun saat berdosa dan bersyukur saat mendapat nikmat."

-- Imam Jafar Ash-Shadiq [ 702 - 765 ] -- 

KATA BIJAK # 184 -- IMAM HUSEIN


 “Sabar adalah mahkota, kesetiaan adalah harga diri, memberi adalah kenikmatan, banyak bicara adalah membual (omong kosong), tergesa-gesa adalah kebodohan, kebodohan adalah aib, berteman dengan orang yang ahli berbuat hina adalah kejahatan dan berteman dengan ahli kefasikan adalah pusat prasangka buruk.”

-- Imam Husein / Husein bin Ali bin Abi Thalib [ Cucu Nabi Muhammad saww, 626 - 680 ] --

KATA BIJAK # 181 -- IMAM MUHAMMAD AL-BAQIR


 "Seseorang yang bisa merasakan nikmatnya mengingat Allah swt, kalbunya tidak akan menderita lagi oleh kecintaan pada selain Dia. Para pencari Tuhan tidak terikat pada dunia dan tidak juga menyukainya. Maka berusahalah untuk menjaga agama dan hikmah yang dikaruniakan Allah SWT."

-- Imam Muhammad Al-Baqir [ 676 - 733 Masehi ] --

KATA BIJAK # 155 -- IMAM ALI AL-HADI


 "Perilaku bersyukur atas nikmat yang memang harus disyukuri lebih baik daripada nikmatnya itu sendiri, karena kenikmatan hanyalah kesenangan (di dunia yang fana ini), sedangkan bersyukur (akan diganjar dengan) kenikmatan abadi di akhirat."

-- Imam Ali Hadi [ Biharul Anwar, jilid 75, hal. 365 ] --

KATA BIJAK # 154 -- SYAIKH MUHAMMAD TAQI BAHJAT

Syaikh Muhammad Taqi Bahjat

 "Segala ujian dan kesusahan kita adalah pengaruh dari tiadanya syukur dan kufurnya kita atas segala nikmat.”

-- Syaikh Muhammad Taqi Bahjat [ An-Nasih, h. 336 ] --

KATA BIJAK # 95 -- IMAM HASAN AL-ASKARI

Imam Hasan Al-Askari

“Tidak akan mengenal nikmat kecuali orang yang bersyukur dan tidak akan mensyukuri nikmat kecuali orang yang mengenal (kenikmatan) tersebut.”

-- Imam Hasan Al-Askari [ 846 - 874 ] --

KATA BIJAK # 44 -- AYATULLAH JAWAD AMULI

Ayatullah Jawad Amuli

"Selama manusia tidak meninggalkan dosa maka dia tidak merasakan nikmatnya ibadah bahwa dia akan merasa letih ketika beribadah."

-- Ayatullah Jawad Amuli [ Filsuf, Politikus, Tokoh Agama dan Ilmuwan dari Iran ] --