"Kemampuan untuk belajar adalah anugerah; keterampilan untuk belajar adalah keahlian, kemauan untuk belajar adalah pilihan."
[ Brian Herbert ]
"Kemampuan untuk belajar adalah anugerah; keterampilan untuk belajar adalah keahlian, kemauan untuk belajar adalah pilihan."
[ Brian Herbert ]
"Kecerdasan bukan hanya kemampuan berpikir, tetapi juga kemampuan memahami emosi diri sendiri dan orang lain."
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Aristoteles ini membuka mata kita bahwa menjadi "cerdas" bukan hanya soal logika, angka, atau kata-kata yang rumit.
Tapi juga tentang "bagaimana kita memahami perasaan", baik milik kita sendiri maupun orang lain.
Pernahkah kamu merasa kesulitan mengendalikan emosi saat sedang stres?
Atau mungkin kamu pernah merasa sangat dihargai hanya karena seseorang benar-benar mendengarkanmu?
Itulah peran kecerdasan emosional—sesuatu yang sering tak terlihat, tapi sangat menentukan kualitas hubungan dan keputusan dalam hidup.
Bagaimana menurutmu?
Apakah kecerdasan emosional itu bisa dilatih?
Lebih penting mana menurutmu: IQ atau EQ?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
"Kesuksesan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat."
[ Winston Churchill ]
"Untuk menjadi mampu, seseorang harus memiliki keyakinan pada dirinya sendiri."
[ Indira Gandhi ]
-------------------------
Komentar :
Kepercayaan pada diri sendiri adalah fondasi dari semua bentuk pencapaian. Tanpa keyakinan itu, langkah pertama pun terasa mustahil. Seseorang bisa memiliki kemampuan, sumber daya, bahkan kesempatan, tetapi jika ia tidak yakin pada dirinya, semuanya bisa sia-sia.
Banyak orang ragu melangkah bukan karena kurang pintar atau kurang berbakat, tetapi karena terlalu sibuk meragukan dirinya sendiri. Padahal, setiap keberhasilan besar selalu dimulai dari keputusan untuk percaya bahwa dirinya mampu belajar, tumbuh, dan menghadapi risiko.
Keyakinan diri bukan berarti merasa serba bisa, melainkan keberanian untuk mencoba meski tahu bisa gagal. Ia adalah kekuatan sunyi yang menghidupkan tekad dan mematangkan langkah, terutama saat dunia meragukanmu.
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/kasih.tulus.921
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Jean-Paul Sartre ini terdengar sederhana, tapi coba kita renungkan lebih dalam.
Apakah kita benar-benar bebas jika setiap pilihan kita hanya didorong oleh keinginan sesaat atau tekanan lingkungan?
Jean-Paul Sartre menekankan bahwa kebebasan sejati justru terletak pada kesadaran kita saat membuat pilihan—bukan sekadar bertindak tanpa batas.
Artinya, bebas bukan soal melakukan apa yang kita mau, tapi lebih pada *menyadari kenapa kita memilih apa yang kita pilih*.
Pernahkah kamu merasa "bebas" tapi sebenarnya sedang dikendalikan oleh emosi, ego, atau opini orang lain?
Apakah menurutmu kebebasan itu justru butuh batas?
Atau seharusnya mutlak?
Bagaimana kamu memaknai kebebasan dalam hidupmu sendiri?
Apakah kamu setuju dengan Jean-Paul Sartre, atau punya definisi kebebasan versi kamu sendiri?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
-- Sayyid Ali Khamenei [ Pemimpin Tertinggi Iran ] --
"Saya sepenuhnya yakin bahwa orang, jika tidak dilatih, takkan pernah mencapai kemampuan maksimal mereka."
-- Bob Nardelli [ Mantan CEO Home Depot and Chrysler ] --