"Tidak ada seni yang bisa dipelajari dengan cepat oleh pemerintah kecuali seni menguras uang dari kantong rakyat."
[ Adam Smith ]
"Tidak ada seni yang bisa dipelajari dengan cepat oleh pemerintah kecuali seni menguras uang dari kantong rakyat."
[ Adam Smith ]
"Seni menjadi bijak adalah seni mengetahui apa yang harus diabaikan."
[ William James ]
-------------------------
Komentar :
Hidup menghadirkan terlalu banyak hal
untuk diperhatikan sekaligus. Opini orang lain, tuntutan sosial, kesalahan
kecil, dan kegaduhan yang terus berulang sering menuntut respons. Tanpa
kebijaksanaan, seseorang akan kelelahan menanggapi semuanya. Di sinilah seni
menjadi bijak bermula, bukan dari kemampuan mengetahui banyak hal, melainkan
dari kecakapan memilih mana yang layak diberi perhatian.
Mengabaikan bukan berarti tidak peduli.
Ia justru menuntut kejernihan. Tidak semua kritik perlu dijawab, tidak semua
provokasi perlu diladeni, dan tidak semua masalah harus dijadikan pusat hidup.
Orang yang bijak memahami bahwa energi terbatas. Dengan memilih untuk
mengabaikan hal-hal yang tidak esensial, ia menjaga dirinya tetap utuh dan
tidak terpecah oleh kebisingan yang sia-sia.
Kebijaksanaan tumbuh dari keberanian
untuk berkata cukup. Cukup pada drama yang tidak perlu, cukup pada penilaian
yang tidak membangun, dan cukup pada hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai
diri. Dengan mengetahui apa yang harus diabaikan, hidup menjadi lebih lapang.
Bukan karena masalah berkurang, tetapi karena perhatian akhirnya diberikan pada
hal-hal yang benar-benar berarti.
*****
Sumber :
https://web.facebook.com/share/p/1B9mvGCVkh/
"Retorika adalah seni menemukan cara terbaik untuk meyakinkan."
[ Aristoteles ]
-------------------------
Komentar :
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id
-------------------------
KOMENTAR :
Kutipan Abraham Lincoln ini mengingatkan kita bahwa bukan hanya kebijakan atau kekuatan militer yang bisa menggerakkan suatu bangsa—kadang, satu pidato yang tulus, tepat, dan kuat bisa menjadi bahan bakar semangat jutaan orang.
Abraham Lincoln membuktikannya lewat pidato-pidatonya yang sederhana tapi dalam.
Kata-katanya mampu menyatukan, memberi harapan, dan menumbuhkan rasa percaya diri pada saat bangsa sedang terpecah.
Apakah seni berbicara masih relevan untuk membangkitkan semangat kolektif di era media sosial ini?
Pidato atau ucapan siapa yang menurutmu pernah benar-benar mengangkat moral banyak orang?
Menurutmu, apa yang paling penting dalam seni berbicara: isi pesan, emosi, atau kejujuran?
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Diambil dari :
https://web.facebook.com/literasikata.id